Sebenarnya saya tidak pernah mampu
Dalam tweetnya dia mengatakan bahwa ilmu pengetahuan dunia yang selama ini dipatenkan oleh para ilmuwan itu belumlah pasti kebenarannya, masih terus berubah-ubah, yang pasti itu apa yang telah ditetapkan oleh Allah dalam kitabullahNya. Contoh dari ketidakbenaran itu adalah sistem revolusi bumi mengelilingi matahari, kebenarannya adalah mataharilah yang mengelilingi bumi, hal ini berdasarkan pada surah-surah dalam Al quran yang salah satunya adalah surah yasin "asysyamsu tajri li mustaqarrillaha" (SETELAH BACA INI KEMUDIAN SAYA SHOCK? HEH? KOK BISA TAUNYA BARU SEKARANG?).
Kecerdasan manusia secara nalar/akal itu harus tunduk dengan al haq/ kebenaran dan kebenaran itu datangnya dari langit. Kita ini manusia yg hidup hanya beberapa puluh tahun saja, kita tidak tau perubahan apa yg terjadi, awal mulanya apa, kemudian jadi apa dan proses apa yang terjadi selama seumuran bumi ini diciptakan, hanya Allah yang Maha Tahu yang memberikan pengetahuan sedikit kepada manusia melalui qalamNya.
Jangan berlaku sombong karena merasa bahwa kebenaran ini telah lama bertahan menjadikan kita menolak al haq yg sebenarnya. Teringat kutipan perkataan Rasulullah saat menjawab pengaduan para sahabat tentang beratnya makna kandungan ayat Qs. Al Baqarah : 283, Rasulullah menjawab apakah kalian mau mengatakan perkataan apa yang di ucapkan oleh pengikut dua Kitab sebelum kalian? "Sami'naa wa' ashainaa"? (kami dengar dan kami mendurkahi) Janganlah seperti itu, tapi katakanlah "kami dengar dan kami taati, kami mohon ampunanMu wahai Rabb kami, dan kepadaMu lah tempat kembali", kemudian mereka tunduk dan patuh.
Sami'naa wa athanaa' - Kami dengar dan kami taati. Itulah prinsip yang harus kita patenkan dalam diri kita.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar